• Sabtu, 3 Desember 2022

Mati Sia-sia di Stadion Kanjuruhan, Anarkis Dibalas Gas Air Mata

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:23 WIB
Kerusuhan Aremania Liga 1 (Istimewa)
Kerusuhan Aremania Liga 1 (Istimewa)

Risinggeeks.com - Sejenak kita terdiam ketika hasil akhir pertandingan lanjutan BRI Liga 1 Indonesia antara Arema Malang FC melawan Persebaya Surabaya berujung petaka yang mencekam.

Suporter Arema yang tidak terima akan kekalahan tersebut mulai melakukan aksi anarkis dengan memasuki lapangan. Berawal dari satu orang, dua, tiga hingga membanjiri lapangan hijau.

Aksi kungfu dan lempar-lemparan benda apa saja mulai menghiasi langit Kanjuruhan Malang seusai pertanding. Polisi, adalah salah satu yang menjadi sasaran karena dianggap menahan amarah mereka. Mobil polisi pun terjungkal di lapangan dihabisi suporter.

Tak hanya di lapangan, aksi anarkis juga terjadi di tribun penonton. Riak-riak itu membuat aparat bertindak. Gas air mata mulai ditembakkan, baik di lapangan maupun tribun.

Baca Juga: Viral Penelitian Janin Bayi Bereaksi Langsung Terhadap Wortel dan Kangkung

Karena katakutan, penonton pun mulai berdesakan untuk menuju pintu keluar tribun. Di sanalah tragedi itu terjadi, terinjak-terinjak dan juga kekurangan udara segar karena gas itu sudah menutup stadion. Anak-anak, wanita hingga orang tua menjadi korban.

Mati sia-sia di Kanjuruhan Malang

"Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua di antaranya anggota Polri," ungkap Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Namun dalam berita terbaru, disebutkan kematian bertambah menjadi 153 orang. Dan bisa jadi akan terus naik melihat bagiamana liarnya kerusuhan yang terjadi.

Halaman:

Editor: Widji Ananta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selamat Jalan, Ki Joko Bodo...

Selasa, 22 November 2022 | 11:44 WIB

Jakarta Diguncang Gempa 5,5 M, Pusatnya di Banten

Minggu, 9 Oktober 2022 | 17:48 WIB

Akun Twitter Hacker Bjorka Di-Suspend, Ini Akun Barunya?

Senin, 12 September 2022 | 15:25 WIB
X